Nusantara-food

Hai, teman semua!

Sudah mulai mudik atau malah sudah sampai di kampung halaman dan sibuk merancang dan menyiapkan menu masakan untuk Lebaran nanti?

Wah, pasti seru sekali!

Seperti juga artikel mengenai tradisi Ramadhan sebelumnya, dalam blog kesayangan kita ini, kita akan bersama-sama memperkaya wawasan mengenai tradisi dan budaya. Kali ini mengenai kekayaan kuliner Nusantara. Yep, tepatnya menu masakan Lebaran khas Nusantara yang ternyata nggak cuma Opor Ayam dan Sambel Goreng Ati aja, gaes… 

Banyak sekali rupa dan rasa yang pastinya bikin selera kalian meronta-ronta.

Penasaran? Yuk capcussss!

Baca Juga:

10 Tradisi Ramadhan yang unik dan seru dari mancanegara!

1. Ketupat 

Ketupat adalah menu makanan khas Lebaran yang populer di seluruh Jawa, Kalimantan bahkan hingga Brunei, Malaysia, Singapore dan Thailand. Ketupat dibuat dari beras yang dikemas dalam anyaman janur kelapa dan direbus hingga matang kemudian biasanya disajikan dengan opor ayam atau rendang. Menariknya, ketupat ini juga ada filosofinya, lho. Konon kabarnya kata “ketupat” bermakna “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan-kesalahan diri. Yang menjadi nilai utama dari Hari Raya Idul Fitri, yakni kembali fitrah (suci) dengan mengakui dan memaafkan semua kesalahan, baik yang dilakukan oleh dan kepada diri sendiri maupun orang lain.

2. Rendang (Sumatera Barat)

Wah, kalau hidangan yang satu ini sih tidak boleh luput dari list kita kali ini. Rendang yang berasal dari kata “Marandang” ini sudah dinobatkan jadi hidangan paling lezat sedunia versi pilihan survey yang dilakukan oleh CNN. Kabarnya Rendang  termasuk hidangan Nusantara yang merupakan hasil akulturasi dengan hidangan Kari dari India.

Aslinya, Rendang diolah dari daging kerbau yang dimasak dalam campuran rempah-rempah dasar seperti bawang berambang, kunyit, jahe, lengkuas, kayu manis, bunga lawang, pala dll diperkaya dengan gurihnya santan kelapa hingga menjadi kering dan berwarna kecokelatan. Tentu saja proses pembuatannya memakan waktu dan memerlukan ketelatenan. Sepadan lah dengan kelezatannya!

3. Lontong Sayur (Betawi)

Lontong sayur terdiri dari lontong (beras yang dikemas dalam gulungan daun pisang), sayur labu siam, tauge, dan bihun yang disiram dengan kuah santan kental yang gurih.

Nah, kalau hidangan Nusantara yang satu ini ini adalah hasil akulturasi antara tradisi Betawi dengan Tionghoa. Jadi, selain dihidangkan saat Lebaran, kadangkala kita akan menemukan hidangan Lontong sayur dalam perayaan Cap Go Meh.

4. Soto Banjar (Kalimantan Selatan)

Soto Banjar adalah versi soto khas Kalimantan Selatan yang terkenal dengan aromanya yang harum dan rasa kuahnya yang kaya rempah. Rasa yang otentik tersebut berasal dari tiga perpaduan rempah yang wajib ada dalam proses pembuatannya, yakni kayu manis, cengkeh dan pala. Hidangan ini biasanya disajikan dengan suwiran ayam kampung, telur rebus dan irisan kentang goreng juga perkedel kentangnya yang gurih bersama ketupat. Kadangkala untuk memperkaya rasa kuahnya, kuah Soto Banjar dibuat dengan sedikit menambahkan susu cair.

5. Bolu Maksuba (Palembang)

Adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Palembang. Kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, telur, gula, dan santan kelapa yang dibentuk dan dipanggang hingga matang. Setelah matang, Bolu Maksuba biasanya dilapisi dengan lapisan gula yang memberikan rasa manis khas dan sedikit karamelisasi pada bagian luar kue. Rasanya yang lembut dan manis membuat Bolu Maksuba menjadi pilihan yang populer sebagai kue khas untuk disajikan dalam berbagai acara, termasuk perayaan Lebaran di Palembang dan sekitarnya.

6. Sate Ambal (Jawa Tengah)

Sate Ambal adalah hidangan sate khas dari Kebumen, Jawa Tengah. Daging sapi atau ayam disate dengan tusuk bambu dan dipanggang dengan bumbu yang khas. Uniknya, bumbu saus Sate Ambal sama sekali tidak menggunakan kacang tanah. Melainkan menggunakan tempe yang dihaluskan, yah walaupun kedelai juga masih termasuk kacang-kacangan juga, sih. Uniknya lagi, tekstur sausnya tidak kental seperti umumnya saus sate, namun encer sehingga lebih mirip saus sate Padang. Katanya sih, supaya lebih enak, kalian sebaiknya menyantapnya bersama ketupat, bukan lontong. Benar tidaknya, kalian harus coba sendiri, ya!

7. Nasi Jaha (Gorontalo dan Maluku Utara)

Adalah hidangan khas yang berasal dari Gorontalo juga Ternate (Maluku Utara). Jaha atau jahe adalah salah satu rempah yang ditambahkan dalam proses pembuatannya. Itu sebabnya meski bentuknya mirip lontong, Nasi Jaha memiliki rasa yang lebih kaya rempah dan gurih. Selain itu perbedaannya adalah, Nasi Jaha dibuat dari perpaduan beras biasa dan beras ketan. Sehingga hasilnya memiliki tekstur yang unik.

8. Soto Makassar (Sulawesi Selatan)

Coto Makassar atau Pallu Coto Mangkasarak adalah versi soto khas Sulawesi Selatan yang terkenal dengan kuah yang sedikit kental, gurih dan kaya rempah. Daging sapi dan jeroannya direbus dengan bumbu rempah yang khas dalam waktu yang cukup lama supaya empuk dengan teknik tertentu supaya aromanya tetap segar. Kuah Coto Makassar yang gurih dan kental berasal dari tambahan kacang tanah sangrai yang dihaluskan. Tidak hanya teknik perebusan, dan tambahan kacang tanah sangrai halus, rempah-rempah yang digunakan pun tidak main-main. Ada 40 jenis rempah (Rampa Patang Pulo)  yang diolah dalam hidangan ini, guys

Hmmm, mau mencoba memasak sendiri atau langsung menyantap saja nih?

9. Bebek gulai kurma (Aceh)

Adalah hidangan lezat yang terdiri dari potongan bebek yang dimasak dalam kuah gulai yang kaya rempah-rempah dengan tambahan kurma untuk memberikan rasa manis alami. Proses memasaknya melibatkan merebus potongan bebek dengan campuran bumbu gulai yang terdiri dari rempah-rempah seperti ketumbar, kunyit, jintan, dan lada serta bumbu lainnya seperti bawang merah, bawang putih, jahe, dan serai. Kemudian, tambahan kurma memberikan sentuhan manis dan aroma khas yang menyatu sempurna dengan rempah-rempah dalam kuah gulai. Hidangan ini sering disajikan dengan nasi putih hangat atau nasi kuning serta dilengkapi dengan irisan bawang merah dan daun seledri sebagai hiasan. 

10. Nasi Tutug Oncom (Sunda/Jawa Barat)

Dari namanya, kalian pasti sudah bisa menebak, bahan utama yang harus ada dalam hidangan Nasi Tutug Oncom, yak benar! Oncom. Oncom adalah fermentasi dari tempe sementara tutug berarti tumbuk dalam Bahasa Sunda. Jadi, Nasi Tutug Oncom adalah tumisan Nasi dicampur oncom yang sudah dihancurkan hingga berbutir halus dengan bawang berambang, kencur, terasi, merica dan cabai. Kemudian dihidangkan dengan daun pisang bersama lauk pauk lainnya seperti ikan asin, ayam goreng dan tahu tempe.

Nasi Tutug Oncom ini harus disantap hangat dan habis sekali makan. Ia tidak bisa disimpan di suhu ruangan ataupun di pendingin. Karena akan membuatnya menjadi toksin alias beracun.

Hadeuh, cukup menantang untuk disantap ya!

Summary 

Nah, kita sudah sampai di hidangan terakhir dari 10 menu Lebaran khas Nusantara yang kita jelajahi. Kesemuanya memiliki keunikan masing-masing namun punya ciri khas yang sama. Yakni, penggunaan rempah-rempah! Tidak heran sih, sebab Nusantara tercinta kita ini memang kaya rempah dari Sabang sampai Merauke. 

Dari ke-10 menu di atas, mana yang jadi favoritmu atau yang membuatmu penasaran? Lebaran kali ini tantang diri kalian untuk mengeksplorasi kekayaan kuliner Lebaran dari berbagai daerah. 

Selamat berlebaran dan menikmati petualangan kuliner!

Kursus Bahasa Inggris #1 di Indonesia

Di IELC, kami mengajarkan Bahasa Inggris dengan cara yang benar supaya kamu dapat cepat berbicara dengan percaya diri dan lancar. Inilah keahlian yang kamu butuhkan untuk untuk memaksimalkan potensi dan meraih impian di masa depan.

Di lingkungan belajar modern kami, kamu akan merasa nyaman dan bebas untuk mengekspresikan diri. 

Jangan khawatir, guru kami akan membimbingmu di setiap langkah proses pembelajaran untuk memastikan kamu mendapat hasil pembelajaran yang terbaik. 

IELC adalah Kampus Bahasa Inggris #1 di Indonesia. Kami menyediakan kursus Bahasa Inggris untuk anak, remaja, dan dewasa sebagai berikut:

Baik secara online maupun on campus, kami akan memberimu keahlian yang kamu butuhkan di masa depan. Hubungi kami hari ini dan ambil langkah pertama untuk menjadi lancar dan percaya diri.

Salam,

IELC Academic Director