Mengenal
Guru kami

Berpengalaman & Berdedikasi

Our On Campus Teachers

Harum Natali

Solo, Indonesia

“Saya sangat senang melihat perkembangan siswa-siswa saya dan rasa percaya diri mereka saat mereka mulai menguasai Bahasa Inggris, karena saya pun ikut berkembang bersama mereka.”

Hi. Saya memiliki gelar Sarjana Sastra dari Fakultas Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebelum bekerja di IELC, saya mengajar mata kuliah Sastra Inggris di Universitas BINUS Jakarta. Saya bergabung bersama IELC pada tahun 2006 dan telah membantu ratusan siswa mencapai target mereka dalam tes TOEFL dan IELTS mereka. Selain itu, saya juga mengajar berbagai level kelas dari anak-anak sampai dewasa dan ikut membantu mendesain merchandise dan poster-poster di IELC.

 

Erlysa Suryanto

Jakarta, Indonesia

“Pindah ke Solo untuk mengajar sungguh menyenangkan. Saya bertemu dengan siswa-siswi dari berbagai usia dan hal itu membuat mengajar semakin menyenangkan!”

Saya memiliki gelar S1 di bidang Ilmu Komputer dari Universitas Bina Nusantara, Jakarta. Walaupun demikian, cita-cita saya yang sesungguhnya adalah mengajar Bahasa Inggris. Saya sempat mengajar Bahasa Inggris di Jakarta selama beberapa tahun sebelum bergabung di IELC pada tahun 2015. Keahlian saya adalah mengajar kelas dewasa dan akademik untuk persiapan IELTS dan TOEFL.

Albert Yuwono

Salatiga, Indonesia

“Saya dapat menjamin bahwa proses belajar Bahasa Inggris akan menjadi salah satu investasi Anda yang paling berharga. Saya tidak sabar bertemu Anda di kelas!”

Halo semua, saya memiliki gelar S1 di bidang Sastra Inggris dan S2 di bidang Penerjemah Bahasa dari UNS. Saya juga memiliki beragam profesi: sebagai humas, penyiar radio, dan Master of Ceremonies. Walaupun demikian, cita-cita saya yang sesungguhnya adalah mengajar Bahasa Inggris dan bertemu siswa-siswa baru. Saya suka bercakap-cakap dengan siswa saya mengenai beragam topik di kelas.

Muhammad Anas

Semarang, Indonesia

“Entah disadari atau tidak, kamu selalu belajar Bahasa Inggris setiap hari. Yang harus kamu lakukan hanyalah menikmati dan mencintai setiap bagian dalam proses tersebut.”

Halo semua! Saya mendapat gelar S1 dan S2 dalam bidang Ekonomi dari Universitas Diponegoro. Pilihan saya untuk menjadi seorang guru sangat dipengaruhi oleh salah seorang profesor saya. Mengajar sungguh memberi kepuasan batin kepada saya, terutama ketika siswa saya menjadi semakin percaya diri. Di waktu luang saya suka menonton film dan bermain video games yang, percaya atau tidak, pertama-tama membuat saya jatuh cinta pada Bahasa Inggris.

Angela Suwanto

Jakarta, Indonesia

“Hal yang paling saya sukai dalam mengajar adalah menyaksikan siswa-siswa yang bangga melihat hasil kerja keras yang mereka capai.”

Hi, nama saya Angela. Bidang keahlian saya sebenarnya adalah arsitektur, namun dalam hati saya selalu merasa terpanggil untuk menjadi seorang guru. Saya memiliki sertifikasi TESOL dan pengalaman bertahun-tahun sebagai guru Bahasa Inggris di Singapura. Keinginan saya adalah mampu memberikan bimbingan yang berarti kepada siswa dari berbagai level menggunakan metode-metode pengajaran yang terbaru dan sebagai salah satu pengajar di IELC. Sampai jumpa di kelas!

Prilia Nareswari

Semarang, Indonesia

“Saya percaya bahwa saat kamu bisa berbahasa Inggris, kamu dapat berkomunikasi dengan orang dari seluruh dunia.”

Hai. Nama saya Prilia Nareswari. Saya lulus dari GBSC, sebuah akademi swasta di Amerika dengan gelar Bachelor of Arts dalam bidang Integrative Studies (Intercultural Studies and Counseling). Saya juga telah memperoleh sertifikasi TEFL saat masih di Amerika. Saya sangat suka mempelajari bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Saya mulai belajar Bahasa Inggris dengan mendengarkan musik, membaca buku dan menonton film tanpa subtitle.

Jonathan Habiboe

Jakarta, Indonesia

“Kunci untuk menguasai Bahasa Inggris adalah konsistensi, dan konsistensi lebih penting dari intensitas.”

Halo, nama saya Jonathan. Saya memiliki gelar S1 Sastra Inggris, sertifikat pengajar Bahasa Inggris dari Cambridge dan pengalaman mengajar Bahasa Inggris bertahun-tahun. Dulu saya mengalami kesulitan belajar Bahasa Inggris tapi saya berjuang mengatasi kesulitan tersebut dan membentuk karakter saya sebagai seorang guru. Saya memahami kesulitan yang kalian hadapi ketika belajar bahasa Inggris dan saya tahu cara mengatasinya sehingga proses pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih efektif. Saya tidak sabar untuk bertemu kalian semua di kelas!

Resty Febrianty

Surabaya, Indonesia

“Untuk saya, menjadi seorang guru bukan hanya sekedar profesi, namun juga cinta sejati.”

Menjadi seorang guru sudah menjadi dorongan hati sejak saya masih anak-anak karena sebagai guru, saya dapat memahami dan berinteraksi dengan orang lain. Saya sungguh percaya bahwa pengalaman yang saya dapatkan sebagai guru Bahasa Inggris selama lebih dari 15 tahun telah mengubah diri saya menjadi manusia yang lebih penuh kasih sayang dan peduli pada sesama.

Anisa Ayu Alimah

Sukoharjo, Indonesia

“Kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan, namun dibutuhkan seorang pemimpin yang tepat untuk membantumu berkembang dan tetap terinspirasi.”

Inspirasi membuat kita terus merasa hidup. Aku selalu mencari inspirasi dari siapapun dan aku sangat senang ketika aku bisa menjadi inspirasi bagi orang lain juga. Aku merupakan seorang alumna UGM dengan gelar sarjana jurusan Sastra Inggris. Dan meskipun aku sudah menyelesaikan sekolah, aku terus mencari inspirasi dan kebijaksanaan dalam hidup. Satu hal yang terus bisa memotivasiku adalah kesempatan untuk terus berkembang. Mengajar di IELC, selalu menginspirasiku untuk terus belajar dan berkembang setiap saat.

Sekarlita Cintyadewi

Sragen, Indonesia

Menjadi guru Bahasa Inggris adalah bagian dari identitas dan sumber inspirasi hidup saya”.

Pilihan karir saya untuk menjadi seorang guru didasari oleh tujuan hidup saya, yaitu berguna untuk orang lain. Bagi saya, menjadi seorang pengajar bukan hanya sebuah pekerjaan, namun jalan hidup yang saya jalani dengan sepenuh hati. Ini didukung oleh latar belakang pendidikan saya, Bachelor Degree of English Language and Teaching, dari sebuah perguruan tinggi negeri di Turki. Sebelum bergabung dengan IELC, saya mengajar di berbagai tempat, sekolah negeri di Turki dan sekolah internasional di Indonesia. Saya mempunyai pengalaman mengajar Bahasa Inggris untuk berbagai macam kebutuhan dan tujuan. Di IELC, saya tidak sabar untuk membantumu belajar Bahasa Inggris sesuai dengan kebutuhanmu dan juga memberikan pengalaman berbahasa yang menarik dan tak terlupakan! Sampai jumpa di kelas!

Benita Saraswati

Magelang, Indonesia

“Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar suatu hal baru"

Saya percaya bahwa tidak ada batasan dalam hal yang bisa kita pelajari. Kita tidak pernah terlalu tua untuk mulai mempelajari hal baru. Sama halnya dengan belajar Bahasa Inggris. Saya lulusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma. Setelah lulus, saya mengajar Bahasa Inggris untuk sebuah perusahaan di Kalimantan dan di sana saya melihat betapa pentingnya Bahasa Inggris untuk para pekerja Indonesia. Oleh karena itu saya percaya bahwa Bahasa Inggris merupakan salah satu kemampuan paling penting di abad ke-21 ini.

Our Offsite Teachers

IELC Offsite Teachers

Hedwig Svayambhu

Yogyakarta, Indonesia

“Bertukar cerita dengan siswa adalah hal yang paling saya nantikan di setiap kelas.”

Menjadi seorang pengajar memberi saya kesempatan untuk turut memainkan peran penting dalam kehidupan siswa. Saya merasa bersyukur karena mendapat kesempatan untuk berkembang dan berbagi cerita bersama siswa di kelas. Belajar Bahasa Inggris, seperti belajar bahasa lain, dapat membantu kita untuk berkomunikasi. Inilah yang paling saya sukai sebagai pengajar Bahasa Inggris.

 

IELC Offsite Teachers

Chalseah Saloria

Angeles, Philipinnes

“Membantu murid-muridku menggapai impian mereka adalah cita-citaku juga.”

Halo semua! Saya memiliki gelar S1 di bidang Sastra Inggris dan saya mengantongi ijin mengajar di Filipina pada tahun 2012. Mengajar Bahasa Inggris telah menjadi keinginan saya selama 10 tahun terakhir dan membantu murid-murid saya mencapai impian mereka telah menjadi cita-cita saya. Saya percaya bahwa mempelajari Bahasa Inggris adalah cara terbaik untuk berkomunikasi dengan dunia!

IELC Offsite Teachers

Redika Maulana

Jakarta, Indonesia

“Apa lagi yang yang diinginkan seorang guru Bahasa Inggris selain menyaksikan muridnya menjadi sukses, percaya diri dan fasih dalam Bahasa Inggris.”

Sebagai warga negara Indonesia yang tumbuh besar di Australia, Bahasa Inggris adalah bahasa pertama saya.  Baru kemudian ketika saya kembali ke Indonesia saya belajar Bahasa Indonesia. Setelah lulus kuliah, saya menyadari bahwa saya memiliki hasrat mengajar dan memutuskan untuk mengajar di IELC. Di sini saya bisa berbagi taktik yang mudah dimengerti untuk menaklukkan Bahasa Inggris!

IELC Offsite Teachers

Tonie Panambitan

Cebu, Philippines

IELC adalah rumah kedua saya”

Mengajar di IELC tidak terasa seperti mengajar di luar negeri. Staf IELC memberi semua dukungan dan bantuan yang saya perlukan untuk mengajar. Guru-guru lain membantu membimbing saya dan semua murid-muridku sangat manis! Direktur IELC selalu membuat saya merasa menjadi bagian dari IELC. IELC terasa seperti rumah kedua untuk saya.

IELC Offsite Teachers

Gilbert Sarmiento

Pasig City, Philippines

“Berbuat salah itu manusiawi, memaafkan itu ilahi.”

Saya telah berkecimpung dalam dunia pendidikan. dimana saya mengajar, memfasilitasi, memimpin dan melatih selama lebih dari 20 tahun, baik di Filipina maupun di negara lain termasuk Indonesia. Menyaksikan murid saya berhasil memenuhi potensinya adalah sumber kebahagiaan saya. Mengajar murid-murid dari berbagai usia dan kompetensi, dari anak-anak sampai dewasa, merupakan pengalaman terbaik sepanjang hidupku.

IELC Offsite Teachers

Joan Protacio 

Davao, Philippines

“Misi hidupku adalah mengubah hidup orang lain dengan mengajar mereka keahlian berbahasa.”

Pengalaman saya dalam bidang pengembangan menjadikan saya seorang pendukung pendidikan bahasa. Sejak saat itu, tujuan hidup saya adalah mengajarkan keahlian berbahasa yang saya percaya merupakan keahlian kunci untuk mempelajari banyak hal dalam hidup. Pendidikan S2 saya adalah di bidang bahasa dan sastra, terutama dalam keahlian reading maka saya selalu berusaha membuka dunia membaca kepada muridku.