
TOEFL iBT vs TOEFL ITP (PBT)
Apa Bedanya dan Mana yang Kamu Butuhkan?
Sudah memutuskan untuk mengambil TOEFL? Good move! Tapi jangan heran saat mulai mencari informasi, tiba-tiba muncul dua pilihan: TOEFL iBT dan TOEFL ITP (juga dikenal sebagai TOEFL PBT).
So, mana yang kamu butuhkan? Mana yang lebih sulit? Dan apakah keduanya sebenarnya sama?
Tenang, kita akan bahas di sini barengan.
Jawaban paling sederhana adalah: ambil versi yang secara spesifik diminta oleh kampus, program beasiswa, atau tempat kerja tujuanmu. Tapi kalau kamu ingin benar-benar memahami perbedaan antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP (PBT) sebelum hari tes (dan sebaiknya sih, memang begitu), gas.. lanjut baca artikelnya.

PBT, ITP — Mana yang Masih Tersedia?
Mari luruskan dulu satu hal yang sering bikin bingung. TOEFL PBT (Paper-based Test) versi awal sudah tidak lagi digunakan sebagai tes internasional mandiri. Namun, versi institusinya — TOEFL ITP (Institutional Testing Program) — masih aktif, dan di Indonesia sangat umum digunakan.
Di Indonesia, TOEFL ITP dikelola oleh Indonesian International Education Foundation sebagai perwakilan resmi Educational Testing Service. Tergantung tempat tes, kamu bisa menemukannya dalam format kertas atau online (remote). Apa pun formatnya, konten dan sistem penilaiannya tetap sama.
Apa Persamaan Keduanya?
Sebelum masuk ke perbedaan, ini yang sama dari kedua tes:
- Keduanya dibuat dan dikelola oleh Educational Testing Service
- Sertifikat berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes
- Sama-sama memiliki bagian Reading dan Listening
Di luar itu, perbedaannya cukup signifikan.
Perbedaan Utama
1. Format Tes dan Durasi
TOEFL iBT sepenuhnya berbasis komputer dan — kabar baiknya — sejak Januari 2026 durasinya jadi lebih singkat. Sekarang tes ini berlangsung kurang dari 2 jam, dari sebelumnya sekitar 3 jam. Kamu bisa mengerjakannya di test center resmi atau dari rumah melalui TOEFL iBT Home Edition.
TOEFL ITP berdurasi sekitar 2 jam 20 menit dan tersedia dalam format kertas maupun online, tergantung tempat tes.
2. Skill yang Diuji
Ini perbedaan paling penting.
TOEFL iBT menguji empat kemampuan utama:
- Listening
- Reading
- Writing
- Speaking
TOEFL ITP / PBT menguji:
- Listening
- Structure and Written Expression (grammar)
- Reading
TOEFL ITP tidak memiliki bagian Speaking — yang bagi sebagian orang terasa lebih ringan, tapi juga berarti tidak diterima untuk sebagian besar keperluan internasional. Sebagai gantinya, ada bagian khusus untuk menguji grammar. Pada umumnya, Writing juga tidak masuk dalam skor akhir ITP.
3. Cara Kerja Setiap Bagian
Reading
Pada TOEFL iBT, Reading muncul di awal dan menggunakan teks bergaya akademik seperti yang biasa ditemui di perkuliahan. Kamu akan diminta memahami ide utama, menarik kesimpulan, memahami kosakata dalam konteks, hingga menyusun ringkasan.
Pada TOEFL ITP, Reading muncul setelah Listening dan Structure. Teksnya lebih beragam, seperti sejarah, biografi, atau argumen, dengan fokus pada pemahaman isi dan detail.
Listening
Keduanya memiliki bagian Listening, tapi dengan nuansa berbeda. TOEFL iBT menggunakan rekaman kuliah dan percakapan kampus, sedangkan TOEFL ITP menggunakan dialog yang lebih pendek dan langsung.
Writing
TOEFL iBT memiliki dua tugas Writing:
- Integrated task (membaca, mendengar, lalu menulis)
- Independent task (menyampaikan opini)
Keduanya dihitung dalam skor 0–30.
TOEFL ITP kadang memiliki bagian Writing, tetapi dinilai terpisah (0–6) dan tidak masuk skor total. Pada format standar Level 1, biasanya Writing tidak disertakan.
Speaking
Hanya ada di TOEFL iBT, dan inilah yang membuatnya lebih menantang sekaligus diakui secara internasional. Terdiri dari satu tugas opini dan tiga tugas terintegrasi (membaca/mendengar lalu menjawab secara lisan), dengan durasi sekitar 15–20 menit.
Structure and Written Expression
Bagian ini hanya ada di TOEFL ITP. Terdiri dari:
- 15 soal melengkapi kalimat
- 25 soal mencari kesalahan
Fokus utamanya adalah grammar, dengan skor berkisar 0–68.

4. Sistem Penilaian
TOEFL iBT (update Januari 2026):
Skor menggunakan skala 0–120. Selain itu, kini juga ditampilkan skala tambahan 1–6 (dengan interval 0,5) yang terhubung dengan standar CEFR (Common European Framework of Reference for Languages).
Selama masa transisi (Januari 2026–Januari 2028), laporan skor akan menampilkan kedua skala tersebut.
TOEFL iBT juga menggunakan sistem adaptif untuk bagian Reading dan Listening, di mana tingkat kesulitan soal menyesuaikan performa peserta.
TOEFL ITP:
Skor berkisar antara 310–677, berdasarkan gabungan tiga bagian. Untuk mendapatkan Certificate of Achievement, biasanya dibutuhkan skor minimal sekitar 433. Sistemnya tidak adaptif.
5. Pengeluaran Hasil Tes
Skor TOEFL iBT muncul di akun ETS dalam waktu sekitar 3 hari setelah tes. Sejak Januari 2026, seluruh hasil diberikan secara digital tanpa sertifikat cetak.
Sementara itu, sertifikat TOEFL ITP masih dicetak dan dikirim, dengan waktu tunggu sekitar 7–14 hari kerja tergantung tempat tes. Jika tes dilakukan secara online, kamu juga akan mendapatkan skor tidak resmi langsung setelah selesai, yang bisa digunakan sementara menunggu sertifikat resmi.
TES dan PENGGUNAAN
| Kegunaan TOEFL | TOEFL iBT | TOEFL ITP |
| Pendaftaran universitas luar negeri | Ya | Biasanya tidak diterima |
| Beasiswa LPDP (Indonesia) | Ya | Ya(min. score 500 in 2026) |
| Beasiswa Australia Award | Ya | Ya |
| Beasiswa Fulbright / MEXT | Ya | Ya |
| Rekrutmen CPNS / CASN & BUMN | Ya | Ya |
| S2 (Indonesia) | Yes | Ya |
| Universitas di USA (umum) | Yes | Jarang |
TOEFL iBT adalah standar global — diterima oleh lebih dari 13.000 institusi di 160+ negara. Sementara itu, TOEFL ITP memang tidak digunakan untuk sebagian besar kebutuhan internasional, tetapi masih sangat umum dipakai untuk keperluan dalam negeri di Indonesia, seperti beasiswa, rekrutmen CPNS, seleksi BUMN, hingga pendaftaran S2.
Jadi, Harus Pilih yang Mana?
Cara paling mudah untuk menentukannya:
Kalau kamu berencana kuliah ke luar negeri, kamu akan membutuhkan TOEFL iBT — tidak ada alternatif lain.
Kalau kamu mendaftar beasiswa seperti LPDP, AAS, MEXT, atau beasiswa lokal lainnya, TOEFL ITP biasanya sudah diterima dan jauh lebih terjangkau (sekitar Rp650.000, dibandingkan biaya iBT yang jauh lebih mahal).
Untuk kebutuhan seperti CPNS, rekrutmen BUMN, atau S2 di Indonesia, sebaiknya cek persyaratan masing-masing, tapi TOEFL ITP umumnya menjadi standar yang digunakan.
Kalau masih ragu, selalu pastikan langsung ke institusi atau program tujuan. Persyaratan bisa berubah, dan lebih baik memastikan dari awal daripada harus terburu-buru di akhir.
Terakhir…
Kalau kamu punya waktu dan sumber daya, mempersiapkan TOEFL iBT adalah investasi jangka panjang yang lebih strategis. Tes ini memang lebih menantang, tapi peluang yang terbuka juga jauh lebih luas.
Namun, untuk banyak kebutuhan di Indonesia, TOEFL ITP tetap menjadi pilihan yang tepat dan praktis.
Apa pun tujuanmu, kuncinya adalah persiapan yang matang. Di IELC, program persiapan TOEFL dirancang untuk membantu kamu membangun kemampuan dan kepercayaan diri — baik untuk iBT maupun ITP. Dengan pengajar berpengalaman yang memahami masing-masing format tes, kamu akan dibimbing di setiap tahap persiapan.
Semoga sukses!
Apakah Anda ingin berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri?
Kebanyakan orang kurang percaya diri ketika mereka berbicara bahasa Inggris. Mereka takut membuat kesalahan dan malu berbicara di depan orang lain.
Ini karena mereka telah diajarkan bahasa Inggris dengan cara yang salah!
Sebagian besar kursus bahasa Inggris membuang-buang waktu dan uang Anda untuk latihan yang tidak berguna yang tidak membuahkan hasil. Lebih buruk lagi, mereka mengajarkan Anda kebiasaan buruk yang sangat sulit untuk dihilangkan.
Akibatnya, Anda menjadi bingung dan kurang percaya diri. Ini salah!
Di IELC, kami mengajar bahasa Inggris dengan cara yang benar
Tujuan kami adalah membuat Anda berbicara dalam bahasa Inggris dengan kefasihan dan percaya diri secepat mungkin. Kami ingin memberi Anda keterampilan yang Anda butuhkan untuk memenuhi potensi Anda!
Guru kami yang berpengalaman akan memandu Anda di setiap langkah proses pembelajaran untuk memastikan bahwa Anda tidak membuang-buang waktu, uang, dan energi Anda untuk latihan bahasa yang tidak berguna & metode yang salah.
Kursus kami
Dengan kampus dan teknologi modern kami, kami diperlengkapi untuk menyediakan kursus terbaik untuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa, termasuk:
Kursus online untuk orang dewasa
Kursus di kampus untuk anak-anak
Kursus di kampus untuk orang dewasa
Kursus IELTS online dan di kampus
Kursus TOEFL PBT online dan di kampus
Kursus TOEFL iBT online dan di kampus
Kami menawarkan kelas kami dalam kelas kelompok atau kelas privat.
Apa pun tujuan Anda, tim kami akan membantu Anda mencapai tujuan ini dengan memberi Anda kursus bahasa Inggris terbaik di Indonesia!
Bicaralah dengan tim kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi GRATIS Anda dan ambil langkah pertama Anda menuju kesuksesan.
Dengan Hormat

Direktur Akademik IELC
Baca Artikel Lainnya
12 Istilah Bisnis dalam Bahasa Inggris yang Wajib Kamu Tahu
Ada satu keahlian yang hampir semua orang di dunia kerja kuasai tanpa sadar: mengangguk mantap saat mendengar istilah yang sebenarnya…
Panduan Lengkap Cara Menghitung Skor IELTS dengan Mudah
Jangan sedih melihat skor latihan IELTS yang belum beranjak. Banyak peserta tes menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menghafal vocabulary, berlatih reading…
5 Cara Efektif Melibatkan Siswa Dewasa Lebih Aktif di Kelas Bahasa Inggris
Mengajar siswa dewasa bukan sekadar soal menyampaikan materi Bahasa Inggris. Saat mereka melangkah masuk ke kelas, mereka membawa energi yang…
English “Blank” Setelah Liburan? Ini Cara Mengembalikannya!
Sejujurnya ini bukan sekadar perasaan kalian, kembali belajar Bahasa Inggris setelah libur panjang memang terasa lebih sulit dari yang seharusnya.…
Makna di Balik Tradisi Idul Fitri
Idul Fitri sering identik dengan hidangan lezat, pakaian baru, dan kunjungan keluarga. Namun di balik suasana meriah tersebut, tersimpan makna…
10 Cara Mengembangkan Kemampuan Percakapan Bahasa Inggris
Ingin lebih memahami budaya Inggris atau Amerika? Ingin bisa berbicara seperti penutur asli? Kalau begitu, kalian perlu menguasai Bahasa Inggris…