class-adults

Apa yang perlu kamu persiapkan sebelum belajar ke luar negeri?

Jadi, kamu sudah diterima nih di sekolah, universitas, program pertukaran pelajar, atau beasiswa impianmu!

Pertama-tama, selamat ya! Berhasil diterima sekolah di luar negeri bukanlah pencapaian yang mudah, dan kamu pasti merasa excited memulai babak baru dalam hidupmu kan?

Namun, sekarang, kamu harus bersiap-siap meninggalkan Indonesia dan pergi ke tempat baru!

Ada banyak sekali hal yang harus dipersiapkan dan prosesnya bisa sangat melelahkan!

Tapi, jangan khawatir, di artikel ini, kami akan membahas apa saja yang harus kamu persiapkan agar masa transisimu ini berjalan mulus.

1. Pastikan urusan paspor dan visa kamu selesai dan lengkap!

Ini adalah hal paling penting! Kalau tidak ada passport dan visa, nggak bisa berangkat dong!

Pastikan masa berlaku paspor kamu belum habis dan kamu sudah mendaftar dan mendapat visa.

Hampir semua negara memiliki visa khusus pelajar internasional sehingga kamu tidak perlu untuk daftar visa lagi selama periode belajarmu masih berlangsung.

Untuk mendapat student visa, biasanya kamu harus melampirkan Letter of Offer atau Letter of Acceptance dari universitasmu. Kamu juga harus melakukan cek kesehatan dan mendapatkan surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat untuk pengajuan visa.

Jadi, pastikan kamu memiliki paspor yang masih berlaku dan jenis visa yang tepat supaya nggak ada masalah hukum nantinya ya.

2. Daftar asuransi kesehatan untuk international student

Tentu kamu tidak mau kan, jatuh sakit di negara orang dan tidak punya uang untuk membayar biaya perawatanmu?

Lagipula, memiliki international student health insurance di sebagian besar negara! Jadi, kalau kamu tidak memiliki international student health insurance, kemungkinan besar kamu tidak akan bisa sekolah di negara tersebut.

Biasanya ada beberapa opsi asuransi dari beberapa provider yang bisa kamu pilih. Jadi, cari tahu dengan teliti dan pilihlah opsi yang sesuai dengan budget dan kebutuhanmu!

3. Cari tempat tinggal

Setelah memastikan kamu sudah memiliki paspor, visa, dan international student health insurance, sekarang saatnya untuk mencari tempat tinggal!

Beberapa universitas menyediakan asrama yang biasanya terletak cukup dekat dari area kampus atau bahkan berada di dalam area kampus itu sendiri!

Asrama universitas merupakan pilihan yang cukup nyaman dan bahkan beberapa asrama juga menyediakan paket yang termasuk makan! Kamu juga akan lebih mudah mendapat teman karena semua penghuni lain juga sama-sama mahasiswa seperti kamu. Namun, asrama universitas biasanya cenderung lebih mahal.

Alternatifnya, kamu bisa mencari tempat tinggal sendiri, biasanya berupa apartment atau share house. Share house itu apa? Pada dasarnya kamu menyewa rumah dengan beberapa orang lain dan tinggal bersama.

Ketika mencari tempat tinggal, perhatikan hal-hal berikut:

  • Kondisi: apakah sudah furnished (sudah dengan perabotan) atau unfurnished (masih kosong)?Sebagian apartment dan share house disewakan kosongan, alias tidak termasuk furniture, dan membeli perabotan cukup ribet dan juga mahal. Jadi, lebih baik carilah tempat yang sudah furnished.
  • Harga: apakah harganya masuk akal? Bagaimana bila dibandingkan dengan harga sewa properti lain di daerah tersebut? Apakah tagihan air, listrik, dan gas sudah termasuk di harga sewa?
  • Area: seberapa dekat tempat tinggalmu dengan kampusmu? Opsi apa saja yang tersedia untuk berangkat ke kampus? Apakah kamu bisa jalan kaki atau bersepeda ke kampus? Apakah ada transportasi umum di dekat akomodasi tersebut? Apakah akomodasi ini terletak di area yang aman?

Kalau kamu merasa bingung dalam memilih akomodasi, kamu bisa menginap di hotel atau AirBnB selama beberapa hari atau beberapa minggu setelah kedatanganmu di negara tempatmu belajar sembari kamu melihat tempat-tempat yang tersedia. Kamu juga bisa tinggal di asrama universitas selama satu semester dan pindah ke apartment atau share house di kemudian hari.

4. Siapkan uang

Sebaiknya kamu segera membuka rekening bank setelah kamu sampai di negara tujuan. Namun, kami merekomendasikan kamu untuk membawa credit atau debit card yang bertanda Visa atau MasterCard sehingga kamu tetap bisa mengakses ATM, misalnya untuk mengambil tunai atau melakukan pembayaran sementara rekening masih dalam proses pembukaan.

Kami juga merekomendasikan untuk membawa uang dalam bentuk cash mata uang lokal atau segera menukarkan uang rupiahmu ke mata uang lokal sesegera mungkin setelah kamu tiba di negara destinasimu untuk keperluan darurat.

5. Packing

Prinsipnya, semakin sedikit yang dibawa, makin baik!

Kamu mungkin khawatir beberapa barang yang kamu butuhkan nggak tersedia di sana, jadi kamu mau bawa semuanya…

Tapi ingat, semua maskapai penerbangan memiliki limit untuk berat dan dimensi bagasi yang bisa kamu bawa. Jangan bawa rice cooker! Sangat makan tempat dan kamu bisa menemukan rice cooker dengan mudah di negara destinasimu. Kebutuhan barang yang dipakai sehari-hari biasanya murah kok!

Hal-hal penting yang harus kamu bawa adalah:

  • Dokumen penting: hati-hati ya, simpanlah di tempat yang aman. Kalau bisa jangan di bagasi.
  • Pakaian: jangan bawa semua pakaian di lemarimu! Bawalah pakaian yang pasti sering akan kamu pakai. Kalau negara destinasimu memiliki musim dingin, kamu bisa membawa baju musim dingin seperti coat. Namun, kami menyarankan untuk hanya membawa basic coat dan belilah pakaian musim dingin lainnya di negara destinasimu karena Indonesia adalah negara tropis sehingga pilihan baju musim dinginnya cukup terbatas dan kualitasnya mungkin juga kurang bagus.
  • Alas kaki: kalau bisa, bawalah tidak lebih dari 3 pasang.
  • Perangkat elektronik: terutama untuk para perempuan, tidak perlu membawa hair dryer atau flat iron. Tidak hanya makan tempat, namun juga kemungkinan besar hair dryer dan flat ironmu tidak akan bisa digunakan karena stop kontak di negara tujuanmu memiliki voltase yang berbeda.

Kami tekankan lagi, jangan membawa rice cooker atau toaster juga, barang-barang ini mudah di beli di negara manapun dengan harga yang murah.

  • Peralatan mandi: cukup bawa yang travel-size atau ukurannya kecil, yang cukup untuk beberapa hari atau beberapa minggu. Kalau sudah habis, pasti bisa kok beli lagi di sana.
  • Cemilan dan bumbu-bumbu: mungkin mau bawa beberapa cemilan atau bumbu kalau kamu suka masak. Itu boleh sih.. Namun, beberapa negara mengharuskanmu bikin surat pernyataan untuk bawaan yang berupa makanan ketika kamu mendarat di bandara.
  • Obat-obatan: apabila kamu memiliki kondisi yang mengharuskanmu untuk meminum obat secara rutin, pastikan kamu membawa surat keterangan dari doktermu. Namun, cek peraturan negara destinasimu terkait obat-obatan apa yang boleh dibawa masuk.

6. Poles kemampuan komunikasimu dalam bahasa negara sana

Walaupun kamu sudah memenuhi persyaratan Bahasa Inggris di universitasmu dan meraih skor tinggi di IELTS atau TOEFL iBT, tak ada salahnya untuk lebih banyak belajar lagi tentang Bahasa Inggris.

Tentu saja, kamu perlu mencapai target score-mu, itu perlu usaha serius lho!

Tapi, apabila kamu mau melanjutkan studi terutama ke tingkat yang labih tinggi, seperti S1, S2, atau S3, tugas-tugasmu akan jauh lebih kompleks dari bagian Writing di IELTS dan TOEFL.

Kalau kamu ingin mendapat headstart, daftarkan dirimu di kursus yang berfokus pada academic writing! Psst… kami bisa membantu lho ;)

7. Siapkan mentalmu

Yang terakhir tapi penting banget, siapkan mentalmu!

Kamu akan mengalami beberapa perubahan besar dan meninggalkan rumah dan teman-teman dan keluargamu bukanlah hal yang mudah, namun untungnya dengan teknologi di zaman sekarang ini, menjalin komunikasi lintas negara tidak lagi menjadi masalah.

Ingat bahwa kamu akan membutuhkan waktu beberapa minggu dan bahkan mungkin beberapa bulan untuk menyesuaikan diri. Ini normal! Jadi, jangan merasa berkecil hati!

Kamu tidak hanya harus menyesuaikan diri dengan budaya yang baru, bahasa baru, bahkan kebiasaan baru, tapi kamu juga harus menyesuaikan diri dengan ekspektasi akademik yang mungkin lebih intens dari pengalamanmu selama studi di Indonesia.

So, take your time. There will be ups and downs but just enjoy the ride!

Next steps

Ingin bisa bicara berbahasa Inggris dengan lancar?

Kebanyakan orang di Indonesia malu bicara Bahasa Inggris di depan publik. Mereka takut salah dan tidak percaya diri saat harus bicara dalam Bahasa Inggris.

Ini akibat dari pengajaran Bahasa Inggris yang salah!

Mereka tidak hanya kehilangan waktu dan uang, lebih parah lagi mereka mendapat dasar Bahasa yang salah yang susah diperbaiki. Akhirnya, mereka menjadi bosan dan kehilangan percaya diri.

Ini adalah kesalahan yang fatal!

Kursus Bahasa Inggris #1 di Indonesia

Di IELC, kami mengajarkan Bahasa Inggris dengan cara yang benar supaya kamu dapat cepat berbicara dengan percaya diri dan lancar. Inilah keahlian yang kamu butuhkan untuk untuk memaksimalkan potensi dan meraih impian di masa depan.

Di lingkungan belajar modern kami, kamu akan merasa nyaman dan bebas untuk mengekspresikan diri.

Jangan khawatir, guru kami akan membimbingmu di setiap langkah proses pembelajaran untuk memastikan kamu mendapat hasil pembelajaran yang terbaik.

IELC adalah Kampus Bahasa Inggris #1 di Indonesia. Kami menyediakan kursus Bahasa Inggris untuk anak, remaja, dan dewasa sebagai berikut:

Baik secara online maupun on campus, kami akan memberimu keahlian yang kamu butuhkan di masa depan. Hubungi kami hari ini dan ambil langkah pertama untuk menjadi lancar dan percaya diri.

Salam,

Anthony McCormick,

IELC Managing Director